Apakah Malaikat dan Jin Juga Mati?


Pertanyaan:

Apakah malaikat dan jin juga mati? Di mana mereka dikubur? Apakah disyariatkan untuk menyalatkan (jenazah) mereka? Berapa kisaran umur mereka?

Jawaban:
Alhamdulillah.

Allah Ta’ala berfirman,

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَان ٍ- وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلالِ وَالإِكْرَام ِ

“Semua yang ada di bumi akan binasa. Dan tetap kekal wajah Tuhanmu yang memiliki keagungan dan kemuliaan.” (QS. Ar-Rahman: 26-27)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan,

“Allah Ta’ala meberitakan bahwa seluruh penduduk bumi akan lenyap dan mati. Seluruhnya! Demikian pula penduduk langit. Kecuali makhluk yang Allah kehendaki. Tak ada yang tersisa melainkan wajah-Nya yang Mulia. Sesungguhnya Rabb yang Mahatinggi lagi Mahasuci, tak akan pernah mati. Dialah yang Mahahidup, yang tak akan pernah mati, selamanya!” (Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 4:273)

Al-Bukhari (hadits no. 7383) dan Muslim (hadits no. 2717) meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِعِزَّتِكَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِى أَنْتَ الْحَىُّ الَّذِى لاَ يَمُوتُ وَالْجِنُّ وَالإِنْسُ يَمُوتُونَ

“Ya Allah, sungguh aku berlindung dengan kekuataan-Mu agar Engkau tidak menyesatkanku; tiada tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Engkaulah yang Mahahidup, yang tak akan pernah mati. Sedangkan seluruh jin dan manusia pasti akan mati.”

Mengenai pertanyaan Anda, “Di mana mereka dikubur? Apakah kita disyariatkan untuk menyalatkan jenazah mereka? Berapa kisaran umur mereka?”

Jawabannya, bahwasanya hal ini adalah hal gaib, tidak kita ketahui. Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman,

 وَمَا أُوتِيتُمْ مِنَ الْعِلْمِ إِلا قَلِيلاً

“Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” (QS. Al-Isra’:85)

Setiap muslim wajib mengkaji dan membahas perkara yang bermanfaat untuk hidupnya, seperti,

  • ma’rifatullah (mengenal Allah),
  • mengenal nama-nama dan sifat-sifat-Nya,
  • mengetahui konsekuensi keyakinan atas dua hal tersebut, dan
  • mempelajari hukum syariat.

Dan hendaknya dia tinggalkan upaya berlebihan, mencari tahu perkara yang tidak perlu dia ketahui dan tidak ada manfaatnya.

Saya mohon Allah agar mengaruniai kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang shalih.

Wallahu a’lam.

Fatawa Islam Su’al wa Jawab. Diasuh oleh Syaikh Shalih Al-Munajjid
Sumber: http://islamqa.info/ar/26071

Penerjemah      : Tim Penerjemah WanitaSalihah.Com
Muraja’ah         : Ustadz Ammi Nur Baits

Artikel WanitaSalihah.Com

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *