Hati Suci

Terlalu Kuantitatif ketika Menghitung Rezeki

Terlalu Kuantitatif ketika Menghitung Rezeki

Kita, entah sadar atau tidak, mungkin pernah “terlalu kuantitatif” dalam menghitung rezeki. Kita menghitung jumlah yang kita dapatkan dari satu pintu rezeki. Akan tetapi, kita lupa mensyukuri keberkahan di balik jumlah yang sedikit itu. Pun, kita terluput menghitung rezeki yang diberikan oleh Allah tak henti-henti dari pintu-pintu yang lain. Kita, menghitung penghasilan bulanan suami. Ternyata

Perilaku Hewan yang Diadopsi Manusia

Perilaku Hewan yang Diadopsi Manusia

Diantara dampak buruk syahwat adalah merusak karakter dan jiwa manusia hingga ia mengikuti hewan yang hidup dan jalannya dikendalikan syahwat. Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan bahwa pemuja syahwat memiliki tingkat-tingkatan sesuai dengan tingkatan hewan yang ia serupai dalam perilaku dan wataknya. فمنهم من نفسه كلبية لو صادف جيفة تشبع ألف كلب لوقع عليها وحماها من سائر

Jenis-jenis Syahwat

Jenis-jenis Syahwat

Kata syahwat itu sendiri merupakan bentuk mashdar dari ‘syahaa’yang berarti ‘almusytaha‘ sesuatu yang diinginakan. Ibnu Taimmiyyah rahimahullah berkata, “Syahawat bentuk jamak dari syahwat. Syahwat itu sendiri sejatinya adalah mashdar. Sementara almusytaha (sesuatu yang diinginkan) dinamakan sebagai syahwat karena termasuk menamakan maf’ul dengan isim mashdar. Allah Ta’ala berfirman, وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا


Hikmah Allah Menciptakan Syahwat pada Diri Manusia

Hikmah Allah Menciptakan Syahwat pada Diri Manusia

Oleh: Saami ibn Khalid Al-Hamuud Jenis-jenis makhluk ditinjau dari sisi keberadaan syahwat Di antara hal yang mengagumkan dari makhluk Allah Ta’ala, bahwasanya Dia menciptakan makhluk menjadi tiga kelompok dilihat dari sisi adanya syahwat. Ibnul Qayyim rahimahullaahu Ta’ala berkata, “Qatadah berkata, خلق الله سبحانه الملائكة عقولا بلا شهوات ، وخلق البهائم شهوات بلا عقول ، وخلق

6 Fitnah Wanita Terhadap Pria

6 Fitnah Wanita Terhadap Pria

1. Keluarnya Wanita adalah Fitnah Wanita, tatkala keluar rumah tanpa berhijab syar’i dan safar tanpa mahram, ia dirayu oleh setan agar dapat menggoda dan menggelisahkan kaum pria yang tidak beriman dengan mempersolek diri dan tabarruj. Rasulullah shallallahu’alaihii wasallam bersabda, المرأةُ عَوْرةٌ، فإذا خَرَجَت استَشْرَفَها الشَيطانُ “Wanita adalah aurat. Apabila keluar disambut (dipecantik) oleh setan.” (HR.

Hiburan bagi Orang yang Terkena Musibah

Hiburan bagi Orang yang Terkena Musibah

Musibah kadang menyisakan rasa jengkel. Penyebab musibah kadang jadi sasaran celaan. Akan tetapi, bila hamba Allah sudah paham bahwa musibah beserta penyebabnya itu adalah takdir, yang sudah ditetapkan oleh-Nya, Maka seharusnya dia bersabar atas takdir Allah, Pasrahkan semua urusan kepada Allah, Karena itulah sikap yang diperintahkan Allah bagi setiap hamba-Nya yang tertimpa musibah. Allah Ta’ala


Tidak Terasa

Tidak Terasa

Mungkin kita pernah berkata, “Tidak terasa sekarang kamu sudah sebesar ini, Nak. Sepertinya baru kemarin kamu belajar merangkak.” Atau, “Tidak terasa sudah sore. Saya pulang dulu ya! Terima kasih banyak untuk jamuannya.” Atau, “Wah, sudah Dzulhijjah. Tidak terasa ya. Pantas bandara ramai sekali. Banyak orang berangkat haji rupanya. Padahal rasanya baru kemarin bulan Ramadhan.” *

3 Penghalang Kedekatan Seorang Hamba dengan Rabb-nya

3 Penghalang Kedekatan Seorang Hamba dengan Rabb-nya

Nasehat Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Al-Mukhtar Asy-Syinqithiy hafidzahullah Ada tiga penghalang yang menghalangimu untuk dekat dengan Allah. Pertama : Syahwat yang menghalangi antara dirimu untuk dekat kepada Allah. Kedua: Buruk sangka kepada Allah. Ketiga: Setan yang mengambil perjanjian atas dirinya sendiri untuk menjauhkanmu dari Allah Azza wa Jalla. Adapun syahwat sejatinya hanyalah nikmat sesaat dan

6 Bahaya Penyakit Hasad Beserta Terapinya

6 Bahaya Penyakit Hasad Beserta Terapinya

Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah Ada yang mengatakan hasad itu berarti berangan-angan hilangnya nikmat Allah dari diri orang lain. Ada lagi yang mendefinisikan hasad yaitu membenci nikmat yang Allah berikan kepada oranglain. Definisi pertama masyhur dikalangan para ulama. Adapun yang kedua, definisi yang ditetapkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah. Semata-mata lantaran rasa benci


Berawal dari Mata: Renungan tentang Harta, Popularitas, dan Kecantikan

Berawal dari Mata: Renungan tentang Harta, Popularitas, dan Kecantikan

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطاً “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja dengan mengharap keridhaan-Nya. Jangan sampai kedua matamu berpaling dari mereka, (karena) mengharapkan