Kisah dan Tokoh

Mereka yang Namanya Tak Lekang oleh Zaman (60 Ulama Ahlussunnah Yang Patut Diketahui)

Mereka yang Namanya Tak Lekang oleh Zaman (60 Ulama Ahlussunnah Yang Patut Diketahui)

Berikut ini 60 nama ulama ahlussunnah, orang-orang besar yang telah mencurahkan seluruh waktu mereka dengan ilmu, ibadah dan dakwah. Kami sebutkan sebagaimana dalam kitabMin A’laam As-Salaf tulisan Syaikh Ahmad Farid, beliau mencantumkan 60 Biografi ulama ahlussunnah dari zaman tabi’in sampai Masa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah. Kenalilah mereka, kemudian tempuhlah jalan yang telah mereka tempuh, sesungguhnya

Mengapa Perlu Mengenal Biografi Para Ulama

Mengapa Perlu Mengenal Biografi Para Ulama

Urgensi mempelajari biografi para ulama besar islam Para pembaca yang dimuliakan oleh Allah, tidak diragukan lagi bahwa mempelajari biografi ulama besar dan orang-orang yang memiliki keutamaan akan menghasilkan banyak faidah berharga, diantara kebaikan yang bisa kita dapatkan adalah: Mendidik para pemuda kebangkitan islam sebagaimana para ulama terkemuka terdidik. Pelajaran kisah hidup mereka bisa dibaca oleh

Biografi Syaikh Utsman Al-Khamis

Biografi Syaikh Utsman Al-Khamis

Syaikh Utsman bin Muhammad Al-Khamis merupakan ulama dan dai dari Kuwait, seorang sunni yang berusaha meniti manhaj ahlus sunnah wal jama’ah. Beliau menamatkan kuliah di Universitas Al-Imam Muhammad bin Su’ud Al-Islamiyyah di kota Qasim, Arab Saudi. Syaikh Al-Khamis telah membuahkan banyak karya tulis. Nama lengkap beliau: Utsman bin Muhamad bin Hamad bin Abdullah bin Shalih


Mengolok-Olok Sunnah Bersiwak, Akhirnya Mati dalam Keadaan Sangat Tragis

Mengolok-Olok Sunnah Bersiwak, Akhirnya Mati dalam Keadaan Sangat Tragis

Ibnu Khalakan mengisahkan tentang sebuah nukilan yang diambilnya dari catatan Syaikh Quthbuddin Al-Yunani. Beliau (Syaikh Quthbuddin) menuturkan, “Kami mendengar sebuah kisah tentang seorang lelaki yang biasa dipanggil ‘Abu Salamah’; tinggalnya di daerah Bashra. Dia suka bergurau dan melontarkan ejekan. Suatu ketika, di dekatnya ada orang yang bicara tentang siwak beserta keutamaan bersiwak. Abu Salamah ini

Kisah Sujudnya Kaum Musyrikin Bersama Sama Kaum Muslimin

Kisah Sujudnya Kaum Musyrikin Bersama Sama Kaum Muslimin

Peristiwa ini terjadi pada bulan Ramadhan tahun keempat kenabian, ketika kedudukan kaum muslimin masih lemah. Saat itu, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam pergi ke Masjidil Haram. Disana banyak berkumpul para pemuka dan tokokaum Quraisy. Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam kemudian berdiri di tengah-tengah mereka lalu membacakan surat An-Najm. Orang-orang kafir tersebut sebelumnya tidak pernah mendengarkan kalamullahsecara langsung

Aisyah Radhiyallahu ‘Anha Terus Menangis karena Satu Ayat Ini

Aisyah Radhiyallahu ‘Anha Terus Menangis karena Satu Ayat Ini

Dari Qasim; ia berkata, “Kebiasaanku apabila mau pergi, selalu singgah pertama kali di rumah Aisyah. Lalu aku ucap salam kepadanya. Suatu hari, aku pergi sedangkan ia dalam keadaan berdiri bertasbih dan membaca: فَمَنَّ اللهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُوْمِ ‘Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.’ (QS. Ath-Thur: 27) Ia masih


Seandainya Aku Hanya Sesuatu Yang Dilupakan (Kisah wafatnya ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha)

Seandainya Aku Hanya Sesuatu Yang Dilupakan (Kisah wafatnya ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha)

Dari Ibnu Abi Mulaikah diriwayatkan bahwa ia menceritakan bahwa Dzakwan Abu Imran pernah menceritakan sebuah riwayat kepadanya. Ia menceritakan: Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma pernah meminta izin untuk bertemu dengan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, saat beliau sedang dalam sakaratul maut. Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma masuk, saat itu di dekat kepala ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha ada Abdullah, anak dari

Kisah tentang Wahsyi, Pembunuh Hamzah Paman Rasulullah dan Musailamah Al-Kadzdzab

Kisah tentang Wahsyi, Pembunuh Hamzah Paman Rasulullah dan Musailamah Al-Kadzdzab

Semasa jahiliyahnya, Wahsyi–budak berkulit hitam yang merupakan penombak ulung–berhasil menombak Hamzah, paman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memiliki julukan Asadullah (singa Allah). Namun ketika ia telah berislam, ia membunuh Musailamah Al-Kadzdzab sang Nabi palsu. Barangkali, perkataan yang paling cocok menggambarkan beliau adalah perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi, “Yang terbaik di antara

Jangan Berkata Begitu, Wahai Putriku! (Kisah Wafatnya Abu Bakar)

Jangan Berkata Begitu, Wahai Putriku! (Kisah Wafatnya Abu Bakar)

Saat Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu menjelang kematiannya, datanglah putrinya ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, lalu melantunkan bait syair berikut: Malangnya… Tangis apa yang bisa dicurahkan seorang pemudi, Bila suatu hari dadanya bergemuruh karena sedih. Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu langsung menyingkap wajahnya yang tertutup sambil berkata,”Jangan berkata begitu wahai putriku, tetapi ucapkanlah firman Allah, وَ جَآءَتۡ سَكۡرَةُ الۡمَوۡتِ


Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Disebutkan bahwasanya Umar radhiyallahu ‘anhu pernah membawa tempat air di atas pundaknya. Sebagian orang mengkritiknya, namuan beliau berkata, “Aku terlalu kagum terhadap diriku sendiri. Oleh karena itu, aku ingin menghinakannya.” ** Pada waktu tahun paceklik dan kelaparan, beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak, hingga kulit beliau berubah menjadi hitam. Beliau berkata, “Akulah sejelek-jelek

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhu (Dari Kuburnya Terdengar Lantunan Ayat Al Qur’an)

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhu (Dari Kuburnya Terdengar Lantunan Ayat Al Qur’an)

Nasab dan Kelahirannya Dia adalah Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Lu’ay atau lebih dikenal dengan Abdullah bin Abbas. Nasab beliau bertemu dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau merupakan saudara sepupu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau dilahirkan ditengah-tengah Bani

Pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq sewaktu Pelantikannya sebagai Khalifah

Pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq sewaktu Pelantikannya sebagai Khalifah

Selepas dibai’at, Abu Bakar mulai berpidato setelah memuji Allah Sang Pemilik segala pujian. Amma ba’du. Para hadirin sekalian, sesungguhnya aku telah dipilih sebagai pemimpin atas kalian dan bukanlah aku yang terbaik. Maka jika aku berbuat kebaikan, bantulah aku. Jika aku bertindak keliru, luruskanlah aku. Kejujuran adalah amanah, sementar dusta adalah suatu pengkhianatan. Orang yang lemah