Jauhi Nongkrong dengan Orang yang Suka Menggunjing dan Mengadu Domba


menggunjing dan adu domba

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya:

Ditengah-tengah pemuda kampung kami, menjamur kelompok yang kerjaannya mengadu domba. Di mana sebagian pemuda berkumpul untuk bergunjing dan mengadu domba. Bolehkah saya berkumpul bersama mereka?

Jawab:

Kumpulan orang yang memakan daging saudara-saudara mereka ini pada hakikatnya adalah orang yang tidak berakal, karena Allah Ta’ala berfirman :

ولا تجسسوا ولا يغتب بعضا أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا فكرهتموه

“Dan janganlah sebahagian kalian menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujuraat: 12)

Mereka yang memakan daging manusia dalam kelompok mereka itu telah melakukan dosa besar, engkau wajib menasehati mereka.Jika mereka mendengarmu dan meninggalkan perbuatannya itu,maka itulah yang dikenhendaki.Namun jika tidak demikian,maka engkau wajib meninggalkan mereka berdasarkan firman Allah Ta’ala:

وَقَدْ نَزَّلَ عَلَيْكُمْ فِي الْكِتَابِ أَنْ إِذَا سَمِعْتُمْ آيَاتِ اللَّهِ يُكْفَرُ بِهَا وَيُسْتَهْزَأُ بِهَا فَلا تَقْعُدُوا مَعَهُمْ حَتَّى يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ إِنَّكُمْ إِذًا مِثْلُهُمْ إِنَّ اللَّهَ جَامِعُ الْمُنَافِقِينَ وَالْكَافِرِينَ فِي جَهَنَّمَ جَمِيعًا

“Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kalian di dalam Al Qur’an bahwa apaabila kalian mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kalian duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kalian berbuat demikian), tentulah kalian serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.” (QS. An-Nisaa’: 140)

Ketika Allah menjadikan orang-orang yang duduk bersama mereka yang mendengar ayat-ayat dan kemudian mengingkari dan menjadikannya sebagai olok-olokan sama seperti mereka padahal perkaraa ini amat besar dan mengeluarkan pelakunya dari Islam. Maka orang yang bergabung dengan pendurhaka dalam selain perkara di atas adalah sama seperti para pendosa ini yang mengingkari ayat-ayat Allah dan menjadikannya sebagai olok-olokan. Sehingga orang yang duduk bersama kelompok pergunjingan mendapat dosa seperti para pelaku pergunjingan. Maka engkau wajib menghindari dan dilarang bergabung bersama mereka.”

(Fatawa Islamiyah juz II)
Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah


Sumber: Solusi Problematika Muda-Mudi (Wasiat Ringkas Bagi Pemuda), Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Pustaka At-Tibyan
Judul asli: Nashaih wa Taujihat Lisy-Syabab

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *