Manakah yang Lebih Utama Kurban Sapi atau Kambing?


Fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid hafidzahullah

Pertanyaan:

Manakah yang lebih utana berkurban dengan kambing atau urunan sapi (sepertujuh sapi) ?

Jawaban:

Alhamdulillah,

Yang paling utama berkurban dengan urutan sebagai berikut:
1. Unta
2. Sapi (utuh)
3. Kambing
4. Urunan sapi (sepertujuh sapi)

Ini merupakan pendapat Abu Hanifah dan Imam Asy Syafi’i. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam tentang (pahala orang yang hadir) saat shalat Jum’at.

مَنْ راح في الساعة الأولى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَة

“Barangsiapa pergi shalat Jum’at di waktu paling awal, bagaikan kurban dengan unta. Barangsiapa yang pergi di waktu yang kedua,  bagaikan kurban dengan sapi. Barangsiapa pergi di waktu yang ketiga,  bagaikan kurban dengan kambing. Barangsiapa pergi di waktu yang keempat, bagaikan kurban dengan ayam. Barangsiapa pergi di waktu yang kelima bagaikan kurban dengan telur.” (HR. Bukhari No. 881 dan Muslim No. 850)

Kurban adalah prosesi penyembelihan yang ditujukan untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Oleh karenanya unta merupakan hewan kurban terbaik seperti halnya ketika menyembelih hadyu (sembelihan saat haji).

Kurban dengan seekor kambing lebih baik dari pada kurban urunan unta (sepertujuh unta). Karena tujuan kurban adalah mengalirkan darah. Orang yang sendirian dalam berkurban berarti telah mendekatkan dirinya kepada Allah dengan aliran darah seluruhnya. Kibas merupakan jenis kambing terbaik. Karena kibas adalah hewan kurban Nabi shallallahu’alaihi wasallam serta dagingnya paling lezat.(Demikian nukilan ringkas dari Al Mughni13/366)

Lajnah Daimah pernah ditanya,  ” Manakah yang paling utama berkurban dengan domba ataukah sapi?”

Para ulama Lajnah menjawab,  “Hewan kurban paling baik adalah unta,  kemudian sapi,  kemudian kambing kemudian urunan unta atau sapi. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam tentang shalat Jum’at. ‘Barangsiapa pergi shalat Jum’at di waktu paling awal, bagaikan kurban dengan unta…sampai akhir hadits.

Sisi pendalilannya yaitu adanya keutamaan yang dimiliki hewan tertentu dan tidak dimiliki hewan lain antara unta, sapi dan kambing, dimana hewan-hewan ini digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tak diragukan lagi berkurban termasuk bentuk ibadah kepada Allah Ta’ala yang paling agung. Hewan unta memiliki keutamaan yaitu paling mahal,  paling banyak dagingnya dan tentunya paling banyak memberi manfaat. Inilah pendapat yang didukung tiga imam Abu Hanifah, Asy Syafi’i dan Ahmad. Adapun Imam Malik berpendapat yang paling utama berkurban dengan jadza’ (domba yang berumur 8-9 bulan) kemudian sapi, kemudian unta. Karena Nabi shallallahu’alaihi wasallam berkurban dengan domba dan beliau tidaklah melakukan sesuatu kecuali pada perkara terbaik.

Pendapat Imam Malik ini bisa disanggah bahwasanya Nabi shallallahu’alaihi wasallam memilih hewan kurban bukan hewan yang terbaik karena rasa kasih sayang beliau kepada umatnya. Karena pasti mereka akan menjadikan perbuatan Nabi sebagai dalil. Sudah barang tentu Nabi shallallahu’alaihi wasallam tidak suka memberat-beratkan umatnya. Keutamaan unta dibandingkan sapi dan domba telah dibahas sebelumnya. Wallahua’lam. (Fatawa Al Lajnah Ad Daimah, 11/398)

Syaikh Ibnu Utsaimin menegaskan dalam Ahkamul Udh-hiyyah, “Hewan kurban terbaik adalah unta, kemudian sapi, kemudian domba, kemudian kambing biasa, kemudian sepertujuh unta dan yang terakhir sepertujuh sapi.”

Sumber : http://islamqa.info/ar/45767
Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Wanitasalihah.com

45767: الأفضل في الأضحية الإبل ثم البقر ثم الغنم ثم الاشتراك

ما الأفضل في الأضحية ، أن أذبح شاة أم أشترك في بقرة ؟.

الحمد لله

” أفضل الأضاحي : البدنة (البعير) , ثم البقرة , ثم الشاة , ثم شِرْكٌ (اشتراك) في بقرة . وبهذا قال أبو حنيفة والشافعي . لقول النبي صلى الله عليه وسلم في الجمعة : ( مَنْ راح في الساعة الأولى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً ) رواه البخاري (881) ومسلم (850) .

ولأنه ذبح يتقرب به إلى الله تعالى , فكانت البدنة فيه أفضل , كالهدي .

والشاة أفضل من شِرْكٌ (أي : الاشتراك) في بدنة ; لأن إراقة الدم مقصودة في الأضحية , والمنفرد يتقرب بإراقته كله . والكبش أفضل الغنم ; لأنه أضحية النبي صلى الله عليه وسلم وهو أطيب لحما ” انتهى من “المغني” باختصار (13/366) .

وسئلت اللجنة الدائمة : أيهما أفضل في الأضحية : الكبش أم البقر ؟

فأجابت :

” أفضل الأضاحي البدنة ، ثم البقرة ، ثم الشاة ، ثم شرك في بدنة – ناقة أو بقرة – ؛ لقوله صلى الله عليه وسلم في الجمعة : ( مَنْ راح في الساعة الأولى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً . . . إلخ الحديث ) .

ووجه الدلالة من ذلك : وجود المفاضلة في التقرب إلى الله بين الإبل والبقر والغنم ، ولا شك أن الأضحية من أعظم القرب إلى الله تعالى ، ولأن البدنة أكثر ثمناً ولحماً ونفعاً ، وبهذا قال الأئمة الثلاثة أبو حنيفة ، والشافعي ، وأحمد . وقال مالك : الأفضل الجذع من الضأن ، ثم البقرة ، ثم البدنة ؛ لأن النبي صلى الله عليه وسلم ضحى بكبشين ، وهو صلى الله عليه وسلم لا يفعل إلا الأفضل .

والجواب عن ذلك : أن يقال : إنه صلى الله عليه وسلم قد يختار غير الأولى رفقاً بالأمة ؛ لأنهم يتأسون به ، ولا يحب صلى الله عليه وسلم أن يشق عليهم ، وقد بين فضل البدنة على البقر والغنم كما سبق . والله أعلم ” انتهى .

“فتاوى اللجنة الدائمة” (11/398) .

وقال الشيخ ابن عثيمين في “أحكام الأضحية” :

” الأفضل من الأضاحي : الإبل ، ثم البقر إن ضحى بها كاملة ، ثم الضأن ، ثم المعز ، ثم سُبْع البدنة ، ثم سبع البقرة ” انتهى .

Related Post

One comment
  1. Rifai

    5 August , 2016 at 4:47 pm

    Rencanakan ibadah qurban di Idul adha yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW ini dengan memilih sapi dan kambing kurban yang terbaik

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *