Membersihkan Tempat Sujud Ketika Shalat


shalat

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari Mu’aiqib radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang yang meratakan (membersihkan) debu ketika ia sujud, “Jika engkau terpaksa melakukan, lakukanlah sekali saja” (Fathul Bari III/79)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda,

“Janganlah engkau mengusap (meratakan atau membersihkan debu), sementara engkau sedang shalat. Jika terpaksa engkau lakukan, maka lakukanlah sekali saja.” Maksudnya adalah meratakan debu (membersihkannya). “(HR. Abu Dawud, no. 946 dalam Shahihul Jami‘, no. 7452)

illah (latar belakang sebab) dan alasan larangan ini adalah upaya terhadap pemeliharaan terhadap kekhusyu’an, juga agar orang yang shalat tidak memperbanyak perbuatan yang tidak perlu di dalam shalat. Yang lebih utama, seandainya tempat sujudnya perlu dibersihkan hendaknya dilakukan sebelum shalat.

Termasuk hal yang makruh pula, mengusap-usap bagian dahi serta hidung. Dikisahkan bahwa suatu ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersujud pada tanah yang bercampur air, dan hal itu membekas pada dahi mulia beliau, dan pada setiap bangun dari sujudnya, beliau tidak menyubikkan diri untuk mengusap apa yang menempel pada wajahnya. Kekhusyu’an serta ketenangan dalam shalatnya membuatnya lupa akan hal tersebut. Dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Sungguh di dalam shalat terdapat kesibukan hati.” (HR. al Bukhari dalam Fathul Bari III/72)

Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku tidak suka memiliki onta merah sementara aku masih menghilangkan debu dari tempat sujudku.” Imam ‘Iyadh juga berkata, “Para salaf memakruhkan mengusap dahi ketika seseorang masih dalam shalatnya, sebelum ia menyelesaikannya.” (Fathul Bari III/79)

***

Diambil dari buku 33 Kiat Mencapai Kekhusyukan dalam Shalat, Muhammad Bin Shalih Al Munajjid, At Tibyan

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *