Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, Nabi Pembawa Rahmat


Nabi Muhammad

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diciptakan dengan dihiasi sifat rahmat. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus kepada segenap makhluk oleh Allah untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُم بِٱلْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

“Sesungguhnya telah datang kepada kamu seorang Rasul dari kaummu sendiri,berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagi kamu ,amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (Qs. At-Taubah :128)

Dalam ayat yang mulia ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan tiga hal utama dari akhlak nabi yang mulia, yang menunjukkan bahwa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintai dan menyayangi umat Islam. Jelas-jelas menunjukkan bahwasanya beliau benar-benar seorang nabi pembawa rahmat.

Pertama: Beliau merasa berat dan amat menyusahkan hatinya atas penderitaan atau kesusahan yang menimpa umat beliau.

Kedua: Beliau sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagi umatnya.

Ketiga: Beliau begitu menaruh belas kasih lagi amat penyayang kepada umat Islam.

Itulah rahmat bagi alam semesta, khususnya orang-orang yang beriman.

Banyak hadits yang menerangkan tentang rahmat beliau kepada umatnya, yakni ummatul ijabah. Apa itu ummatul ijabah?

Umat beliau ada dua macam.

Pertama, ummatul da’wah, yakni setiap manusia yang telah sampai atau mengetahui dakwah beliau.

Kedua, ummatul ijabah, yakni manusia yang telah mengijabahkan atau menyambut dakwah beliau dan masuk ke dalam agama Islam hingga menjadi orang-orang beriman.

Hadits yang menunjukkan kasih sayang beliau kepada umatnya adalah:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَةٌ يَدْعُو بِهَا، وَأُرِيدُ أَنْ أَخْتَبِئَ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي فِي الْآخِرَةِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ”Bagi setiap Nabi ada doa mustajab yang dia bisa berdoa dengan doa yang pasti dikabulkan-Nya itu,maka aku ingin menyimpan doaku sebagai syafaat bagi umatku di akhirat kelak.” [Hadits shahih riwayat al-Bukhari (no.6304-ini lafazhnya- 7474) dan Muslim(no.198.199)]

Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (Beliau bersabda): ”Bagi setiap Nabi ada doa yang dia berdoa dengan doa tersebut (yang mustajab itu) untuk umatnya, sedangkan aku telah menyimpan doaku sebagai syafa’at untuk umatku pada hari Kiamat.” (HR.Muslim no 201)

Dari Abdullah bin Amr bin al-Ash radhiyallahu ‘anhu ,bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah membaca ayat yang berbicara perihal Ibrahim ‘alaihissalaam yang artinya:

“Rabbku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan banyak sekali manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, sesungguhnya dia dari golonganku…” (QS. Ibrahim:36)

(Kemudian beliau membaca ayat tentang Isa ‘alaihissalaam) yang artinya:

”Isa berkata,”Jika Engkau mengazab mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu ,dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sesungguhnya Engkau adalah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS.Al Maidah:118)

Kemudian beliau mengangkat kedua tangannya sambil berdoa:”Ya Allah, ummatku, ummatku!” Beliau menangis ketika itu.

Maka Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artiya)

:”Hai Jibril,pergilah kepada Muhammad-dan Rabb lebih mengetahui-lalu tanyakan olehmu,apakah yang menyebabkannya menangis?”

Jibril ‘alaihissalaam bergegas mendatangi dan bertanya kepada beliau (sesuai yang diperintahkan oleh-Nya):”Apakah yang menyebabkan engkau menangis?”

Rasulullah shallalalhu ‘alaihi wasallam pun memberitahukan kepada Jibril apa yang telah beliau katakan -Allah lebih mengetahui- sehingga Dia berfirman:”Hai Jibril, pergilah (kembali) kepada Muhammad dan katakan: ”Sungguh Kami akan membuat engkau ridha terhadap umatmu, dan sungguh Kami tidak akan menyusahkanmu.”

[Hadist shahih riwayat Muslim no.202]

****
Disarikan dari buku Rahmatan Lil Alamin -Menyelami Samudera Kasih Sayang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada ummatnya dan Seluruh Makhluk
Karya Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat
Penerbit :Pustaka Imam Asy-Syafi’i

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *