Posts Tagged: Doa

Doa Bila Melihat Orang Yang Mengalami Musibah/Cobaan

Doa Bila Melihat Orang Yang Mengalami Musibah/Cobaan

Bila melihat orang yang mengalami musibah/cobaan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  mengajarkan kita untuk mengucapkan doa berikut ini: اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلَاكَ بِهِ، وَفَضَّلَنِيْ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً Alhamdulillaahil-ladzii ‘aafaanii mimmabtalaaka bihi, wa fadh-dholanii ‘alaa katsiirin mimman kholaqo tafdhiilan. Segala puji bagi Allah yang telah menghindarkanku dari musibah yang menimpamu, serta memberikan kelebihan kepadaku

Terkabulnya Doa Seorang Ibu

Terkabulnya Doa Seorang Ibu

Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah Pertanyaan: Terkadang aku mendoakan keburukan terhadap anakku. Hal ini dikarenakan mereka sering kali membuat kerusuhan di dalam rumah. Apakah doa seorang ibu seperti ini akan terkabul? Patut diketahui saya segera menyesalinya setelah itu. Jawab: Dikhawatirkan doa tersebut terkabul. Sepantasnya untuk hati-hati. Hendaknya engkau tidak mendoakan mereka

Kaidah-kaidah Berharga Seputar Dzikir dan Doa (2)

Kaidah-kaidah Berharga Seputar Dzikir dan Doa (2)

Kaidah 2: Dzikir[1] di setiap Keadaan Dzikir disyariatkan dalam setiap keadaan. Allah ta’ala berfirman: فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُم “Ingatlah Allah diwaktu berdiri, diwaktu duduk dan diwaktu berbaring.” (Qs. An-Nisaa’: 103) Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Yaitu pada seluruh keadaan kalian.” (Tafsiir Ibnu Katsir, 1/521.) Akan tetapi, hal ini dikecualikan dalam dua keadaan: Pertama


Bolehkah Mendoakan Orang Fasik?

Bolehkah Mendoakan Orang Fasik?

Pertanyaan: Apakah boleh mendoakan orang fasik yang tidak menunaikan kewajibannya dalam agama Islam? Jawaban: Mendoakan orang fasik agar Allah memberi hidayah baginya, memperbaiki urusannya, ini doa yang disyariatkan. Mendoakan orang fasik, bisa doa yang semakin membantunya untuk melakukan kefasikan atau terus-terusan dalam kebatilan. Doa semacam ini dilarang. Adapun mendoakannya setelah kematiannya, agar dia diberi ampunan