Tips Supaya Mudah Bangun Subuh


tips bangun pagi

Nasehat Asy Syaikh Muhammad Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:

Saya memiliki problem cukup lama. Saya berusaha untuk selalu shalat shubuh di masjid namun cita-cita saya ini tidak terealisasikan kecuali hanya beberapa hari saja. Saya termasuk orang yang meperhatikan jam tidur namun tetap saja saya tidak bangun lalu pergi berwudhu. Kondisi saya ini berjalan bertahun-tahun. Apa nasehat Anda untuk saya? Adakah tips untuk menghadapi hari seperti itu?

Jawab:

Nasehatku untuk saudara penanya dan orang yang memiliki problem serupa, hendaknya ia tidur di awal waktu. Karena tidur di awal waktu, akan lebih semangat menunaikan shalat shubuh. Sementara orang yang tidur lewat jam 12 malam, bagaimana dia bisa rajin bangun shubuh?

Tips lainnya, jika dia telah bangun, hendaknya segera untuk beranjak dari tempat tidurnya.

Dalam Shahih Muslim disebutkan, dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, tatkala beliau berkisah tentang cara bangun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dari tidurnya. Dimana Aisyah berkata,

فوثب
“Kemudian beliau bangkit dan berdiri.”

Sang perawi berkata,

والله ما قالت: (قام) بل قالت: (وثب) وكأنه عليه الصلاة والسلام يقوم بنشاط

“Demi Allah ‘Aisyah radhiallahu’anha tidak mengatakan, ‘bangun’ saja tapi beliau berkata ‘bangkit dan berdiri’. Ini menujukkan seakan-akan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bangun penuh dengan semangat.

Kemudian, jika engkau mendengar bunyi jam waker ataupun dibangunkan orang lain maka seketika itu semangat dan bersegeralah untuk bangun. Jika engkau bersegera bangun dari tidur dengan memohon pertolongan Allah, niscaya Allah akan menolongmu. Lalu berdzikirlah, dan panjatkanlah doa yang engkau inginkan untuk kebaikan dunia akhirat. Kemudian hendaknya engkau membaca firman Allah,

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لأُولِي الأَلْبَاب

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Ali Imran: 190)…dst.

Yaitu 10 ayat terakhir surat Al Imran lalu usaplah wajah sebanyak 3 kali,berwudhu dilanjutkan dua shalat ringan setelah wudhu kemudian shalat tahajud. (Silsilah Al Liqa Asy Syahri)


Marja’: Tathbiiq Fatawa Ibn ‘Utsaimin Li Anduruwid
Atau bisa disimak versi audio dilink berikut:

Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah WanitaSalihah.Com
Murajaah: Ustadz Ammi Nur Baits

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *