Posts Tagged: Umar bin Khaththab

Ayat yang Membuat Umar Menangis

Ayat yang Membuat Umar Menangis

Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu selalu menghidupkan Al Quran dalam setiap gerak dan diamnya. Suatu ketika ia melewati rumah ibadah milik seorang rahib. Ia pun memanggilnya, “Hai Rahib!” Dan si rahib pun muncul. Umar memandangnya lalu menangis. Ada seseorang yang menanyakan, “Wahai Amirul Mukminin, apa gerangan yang membuatmu menangis dari orang ini? Ia menjawab, “Aku

Umar Sakit Karena Mendengar Sebuah Ayat!

Umar Sakit Karena Mendengar Sebuah Ayat!

Diriwayatkan dari Hisyam bin Al Husain, ia menceritakan, “Suatu ketuka Umar melewati sebuah ayat dalam wiridnya. Maka ayat itu membuatnya ketakutan – di dalam riwayat lain: membuatnya tercekik-, lalu ia menangis sampai jatuh. Ia pun tinggal di rumahnya satu atau dua hari sampai ia dijenguk. Para sahabat mengira ia sakit.” (Syu’ab Al Iman, Al Baihaqi,

Umar Tunduk pada Kitabullah

Umar Tunduk pada Kitabullah

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Suatu ketika Uyainah bin Hishn bin Hudzaifah bin Badr datang dan singgah di rumah anak saudaranya (keponakan), Al Hurr bin Qais bin Hishn. Keponakannya itu termasuk orang yang dekat dengan Umar radhiyallahu ‘anhu. Para qura’ (ahli baca Quran) yang menjadi anggota majelis musyawarahnya Umar, baik orang yang


10 Orang yang Diberi Kabar Gembira dengan Surga

10 Orang yang Diberi Kabar Gembira dengan Surga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Abu Bakar di surga, Umar bin Al Khaththab di surga, Utsman bin ‘Affan di surga, Ali bin Abi Thalib di surga, Thalhah di surga, Az Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad bi Abi Waqqash di surga, Said bin Zaid di surga, Abu ‘Ubaidah Ibnul Jarrah

Umar bin Khattab dan Tumbal Untuk Sungai Nil

Umar bin Khattab dan Tumbal Untuk Sungai Nil

Pada suatu saat, sungai Nil di Mesir pernah kering dan tidak mengalirkan air, maka penduduk Mesir pun mendatangi ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhu seraya mengatakan, “Wahai Amir! Sungai Nil kita ini memiliki suatu musim untuk tidak mengalir kecuali dengan tumbal.” ‘Amr pun bertanya, “Tumbal apakah itu?” Mereka menjawab, “Pada tanggal 12 di bulan seperti

Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Disebutkan bahwasanya Umar radhiyallahu ‘anhu pernah membawa tempat air di atas pundaknya. Sebagian orang mengkritiknya, namuan beliau berkata, “Aku terlalu kagum terhadap diriku sendiri. Oleh karena itu, aku ingin menghinakannya.” ** Pada waktu tahun paceklik dan kelaparan, beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak, hingga kulit beliau berubah menjadi hitam. Beliau berkata, “Akulah sejelek-jelek


Setan pun Takut Dengannya

Setan pun Takut Dengannya

Dimasa jahiliyah, ada seorang tokoh kafir Quraisy. Dia sombong di atas kebatilan. Setelah masuk Islam, beliau menjadi tokoh pembela kebenaran. Beliau masuk islam pada tahun keenam dari masa kenabian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa, “Ya Allah, jayakanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang lebih Engkau cintai, ‘Umar bin Al-Khaththab atau Amr bin