Ibu Susuan Syarat Status Ibu Susuan Apabila seseorang wanita menyusui anak yang bukan anak dari rahimnya, maka ia akan menjadi ibu susuan bagi anak tersebut jika telah memenuhi sejumlah persyaratan. Bilangan susuan yg menjadikan status mahram. Pendapat Syafi’iyah dan riwayat dari Imam Ahmad yang merupakan Madzhab Hanabilah adalah lima kali susuan. Usia susuan yang menjadikan status mahram. Susuan yang menjadikan status mahram antara anak dan ibu, adalah saat anak masih kecil, karena saat itulah susuan dapat menghilangkan lapar. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radiallahuanhu, Rasulullah shallahualaihi wa salam “Tidak ada susuan selain dalam kisaran dua tahun”. Pengaruh Status Ibu Susuan Larangan menikah. Status mahram berlaku bagi anak yang disusui dan pada keturunannya saja. Tidak merembet kepada orang lain dengan tingkatan nasab yang sama. Misal adik dari anak susu atau kakaknya tidak lantas otomatis menjadi mahram bagi sang ibu susu. (Hanya anak susu yang menjadi mahram bagi ibu susu). Anak susuan dilarang menikahi ibu susuan/ayah susuan sampai ke atas. Seluruh kerabat ibu yang menyusui dikaitkan dengan anak yang disusui. Status mahram berlaku, sehingga diperbolehkan untuk memandang, berduaan. Wanita boleh berpergian (safar) bersama kerabat susuan. Sumber: Fiqih Ibu Himpunan Hukum Islam Khas Ummahat, Wafa binti Abdul Aziz As Suwailim October 12, 2026 by WanitaSalihah 0 comments 26 viewson Fiqih, Ruang Wanita Share this post Facebook Twitter Google plus Pinterest Linkedin Mail this article Print this article Previous: Cara Cari Muka Kepada Allah (2. Banyak Berdzikir)