Jalan Hidup

Keutamaan Iman dan Amal Shalih Kedudukannya Lebih Tinggi dari Keutamaan Nasab

Keutamaan Iman dan Amal Shalih Kedudukannya Lebih Tinggi dari Keutamaan Nasab

Dalam sebuah hadits Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: و لو كنت متخذا من أمتي خليلا, لاتخذت أبا بكر خليلا “Andai aku dibolehkan mengambil kekasih, sungguh aku akan mengambil Abu Bakar sebagai kekasih..”  Dari sini terdapat faedah penting bahwasanya keutamaan dalam iman dan amal shalih leih diutamakan daripada keutamaan karena kedekatan nasab. Andai keutamaan karena nasab

Makna Fitnah dalam Al Quran dan As Sunnah

Makna Fitnah dalam Al Quran dan As Sunnah

Makna Fitnah Kata fitnah telah datang di dalam Al Quran dan As Sunnah dalam beberapa makna, diantaranya: 1. Al ibtila’ wal ikhtibar (الإبتالء و الإختبار), yang artinya ujian atau cobaan Allah berfirman dalam surat Al Ankabut ayat 2: أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن یُتۡرَكُوۤا۟ أَن یَقُولُوۤا۟ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا یُفۡتَنُونَ “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan

Mengingat Masa Awal Mendapat Hidayah

Mengingat Masa Awal Mendapat Hidayah

Perjalanan hidup manusia berbeda-beda. Ada yang terlahir dari keluarga yang menghidupkan syariat Allah, sehingga anak keturunannya juga hidup dalam cahaya Islam dan sunnah. Ada juga yang baru menemukan cahaya Islam dan sunnah ketika beranjak remaja. Bahkan, ada yang baru menemukannya ketika dewasa atau bahkan sudah tua renta. Perjalanan bersama hidayah tidak terhenti ketika kita mulai


Jalan Keluar dari Fitnah (Nasehat Ulama Robbani)

Jalan Keluar dari Fitnah (Nasehat Ulama Robbani)

Nasehat seorang ulama robbani, Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahmatullah alaihi ketika fitnah mendera dan cobaan menerpa. *** Diriwayatkan dari Ali radhiyallahu’anhu secara marfu’ dan mauquf.  Tatkala beliau ditanya, “Sedang terjadi fitnah. Apa jalan keluar darinya?” Jawab beliau, كتاب الله فيه نبأ ما قبلكم وخبر ما بعدكم وفصل ما بينكم “Kitabullah. Didalamnya ada berita tentang

7 Dalil Nikah Mut’ah yang Diusung Pemujanya

7 Dalil Nikah Mut’ah yang Diusung Pemujanya

Orang-orang yang berusaha meracuni ummat Islam dengan mut’ah, mereka membawa beberapa syubhat (kerancuan) untuk menjadi tameng dalam mempertahankan tindakan keji mereka, tetapi tameng itu terlalu rapuh. Seandinya bukan karena hal ini sudah mengotori pikiran sebagian kaum muda umat Islam maka kita tidak susah payah membantahnya. Syubhat tersebut adalah: 1. Nikah mut’ah dibolehkan dalam Al-Qur’an Mereka

Nikah Mut’ah yang Dihalalkan di Awal Masa Islam

Nikah Mut’ah yang Dihalalkan di Awal Masa Islam

Apa itu mut’ah? Mut’ah berasal dari kata tamattu’ yang berarti bersenang-senang atau menikmati. (Mu’jamul Wasith, 2:852) Adapun secara istilah mut’ah berarti seorang laki-laki menikahi seorang wanita dengan memberikan sejumlah harta tertentu dalam waktu tertentu. Pernikahan ini akan berakhir sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan tanpa talak serta tanpa kewajiban memberi nafkah maupun tempat tinggal


Wahai Orang yang Gemar Mencari-cari Kesalahan Ulama, Ustadz dan Para Penuntut Ilmu, Dengarlah Seruan ini!

Wahai Orang yang Gemar Mencari-cari Kesalahan Ulama, Ustadz dan Para Penuntut Ilmu, Dengarlah Seruan ini!

Pertanyaan: Samahatusy Syaikh Shalih Al-Fauzan, apa pendapat Anda tentang orang yang yang menyibukkan diri dengan mengotak-ngotak manusia dan mencari-cari ketergelinciran ulama, para dai dan penuntut ilmu, baik mereka yang masih hidup ataupun yang telah tiada. Kemudian iapun menyebarluaskan kesalahan tersebut kepada masyarakat umum, memperingatkan mereka dari para ulama dan para dai dengan menyebut nama-namanya (secara

Teladan Para Wanita dalam Dakwah

Teladan Para Wanita dalam Dakwah

Sebagian orang meremehkan peran kaum wanita dalam dakwah. Padahal wanita salaf telah mengukir taladan terbaik dalam amar ma’ruf nahi mungkar yang tidak pernah dilakukan oleh wanita pada umat manapun sepanjang jaman. Sebab generasi sahabat adalah sebaik-baik umat secara umum maupun secara khusus, baik dalam keimanan, ketaqwaan, kesabaran, keikhlasan, hijrah, jihad, dakwah, ibadah dan lainnya. Mereka

Tidak Hanya Al-Maidah 51, Ayat yang Membungkam Pembela Pemimpin Kafir

Tidak Hanya Al-Maidah 51, Ayat yang Membungkam Pembela Pemimpin Kafir

Dalil yang megharamkan orang kafir menjadi pemimpin bagi umat Islam sangatlah banyak. Tidak hanya Al-Maidah ayat 51 yang santer belakang ini. Sejumlah ayat dengan tegas dan jelas memberi peringatan orang beriman untuk tidak menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin, teman setia, pelindung ataupun penolong. Pemimpin umat Islam haruslah berasal dari kalangan mereka sendiri. Selamanya tidak akan


Renungan Untuk Syiah di Hari Asyura, Mengapa Tidak Menangisi Ali Radhiyallahu’anhu?

Renungan Untuk Syiah di Hari Asyura, Mengapa Tidak Menangisi Ali Radhiyallahu’anhu?

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, فكل مسلم يبنغي له أن يحزنه قَتْله أي الحسين رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، فَإِنَّهُ مِنْ سَادَاتِ الْمُسْلِمِينَ، وَعُلَمَاءِ الصَّحَابَةِ وَابْنُ بِنْت رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي هِيَ أَفْضَلُ بناته، وقد كان عابداً وشجاعاً وسخياً، Setiap muslim, sepantasnya bersedih dengan terbunuhnya Al Husain radhiyallahu’anhu. Beliau termasuk penguasa kaum muslimin,ulamanya para sahabat,

Mati Syahid, Terbunuh Ditangan Khawarij (Tragedi Bom Madinah)

Mati Syahid, Terbunuh Ditangan Khawarij (Tragedi Bom Madinah)

Fatwa Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Mukhtar Asy Syinqithiy hafidzahullah Sekolompok orang keluar dari pemimpin dan jama’ah kaum muslim (baca: khawarij). Lalu ada orang yang menghalangi dan mencegah perbuatan mereka kemudian orang tersebut terbunuh maka dia mati syahid. Mengapa? Karena(dengan sebab orang tersebut) kita tidak berperang (melawan Khawarij) dengan menumpahkan darah kaum muslimin serta penyerangan terhadap

13 Ciri Anda Terpengaruh Paham ISIS, Waspadalah!

13 Ciri Anda Terpengaruh Paham ISIS, Waspadalah!

Barangsiapa yang memiliki semua karakter berikut ini maka dia seorang ISIS sejati. Dan barangsiapa yang hanya memiliki sebagian maka dia seorang yang condong kepada ISIS. 1. Jika Anda menganggap kafir pemerintahan (muslim) dan Anda mengkafirkan orang yang tidak mengkafirkan pemerintahan tersebut. 2. Jika Anda mengkafirkan pelaku maksiat. 3. Jika Anda senang dengan kejadian pemboman,  jebakan