Adab, Aklak, dan Doa

Mengapa Allah Mengkhususkan Dzikir di Pagi dan Petang Hari?

Mengapa Allah Mengkhususkan Dzikir di Pagi dan Petang Hari?

Diantara dalil disyariatkannya dzikir pagi dan petang adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala فِي بُيُوتٍ أَذِنَ ٱللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا ٱسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِٱلْغُدُوِّ وَٱلۡأٓصَالِ “Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang.” (Qs. An Nur: 36) Dalam tafsirnya, Syaikh

Tolong-Menolong dalam Islam

Tolong-Menolong dalam Islam

Islam sangat menganjurkan kepada umatnya agar saling tolong menolong. Allah berfirman وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ ۝٢ “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya.” (Qs. Al-Maidah: 2). Dalam ayat

Ketika Kita Cari Muka Sama Allah, Apakah Allah Memperhatikan Kita Satu per Satu?

Ketika Kita Cari Muka Sama Allah, Apakah Allah Memperhatikan Kita Satu per Satu?

Allah mengurus semua makhluk-Nya satu per satu. Ketika kita mencari muka sama Allah, apakah Allah merperhatikan kita satu per satu? Seorang presiden atau guberbur tidak bisa mengurus kita satu per satu, sehingga mereka harus punya anak buah dan anak buah tersebut punya anak buah lagi. Mereka tidak mampu mengurus dan memperhatikan satu per satu. Sedangkan


Hidup yang Bermanfaat

Hidup yang Bermanfaat

Kapan hidup dikatakan bermanfaat atau tidak? Maka kita harus tahu apa tujuan kita dalam hidup di atas muka bumi ini, sehingga kita mengerti hidup ini bermanfaat atau tidak. Allah menciptakan kita bukan untuk main-main, tapi dengan tujuan, yakni untuk beribadah kepada Allah. Allah berfirman, وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ . مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن

Para Malaikat Mencatat Tulisan

Para Malaikat Mencatat Tulisan

Di antara hal yang kedudukannya seperti ucapan adalah tulisan. Apa yang kita tulis dalam internet atau laman media sosial, semuanya dicatat oleh malaikat. Maka, kita hendaknya tidak sembarangan dalam mencatat, menulis, dan mengambil kesimpulan, lalu kita sebarkan di dunia maya. Lisan atau omongan lebih cepat daripada kecepatan badan kita. Gerakan tubuh kita hanya terbatas. Ketika

Merengek dan Merendahlah Saat Berdoa!

Merengek dan Merendahlah Saat Berdoa!

الإلحاح (ilhah) artinya merengek, merajuk, memelas. Itulah yang dilakukan oleh para nabi ketika mereka berdoa. Perkataan Nabi Zakariya ‘alaihissalam, قَالَ رَبِّ اِنِّىۡ وَهَنَ الۡعَظۡمُ مِنِّىۡ وَاشۡتَعَلَ الرَّاۡسُ شَيۡبًا وَّلَمۡ اَكُنۡۢ بِدُعَآٮِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا‏ ٤ وَاِنِّىۡ خِفۡتُ الۡمَوَالِىَ مِنۡ وَّرَآءِىۡ وَكَانَتِ امۡرَاَتِىۡ عَاقِرًا فَهَبۡ لِىۡ مِنۡ لَّدُنۡكَ وَلِيًّا ۙ‏ ٥ “Dia (Zakaria) berkata, “Ya Tuhanku, sungguh


Jangan Curang! (Bagian-2: Bentuk-Bentuk Lain Mengurangi Timbangan)

Jangan Curang! (Bagian-2: Bentuk-Bentuk Lain Mengurangi Timbangan)

Bentuk-Bentuk Lain Mengurangi Timbangan Para ulama menyebutkan bahwa apa yang disebutkan Allah tentang mengurangi takaran dan timbangan ini merupakan contoh dan bukan merupakan batasan. Artinya, hal ini dapat dianalogikan atau dikaitkan dengan permasalahan lainnya. Bentuk Pertama: Menilai Seseorang Ketika seseorang membenci orang lain, ia hanya menyebutkan keburukannya tanpa menyebutkan kebaikannya. Orang seperti ini takarannya tidak

Jangan Curang! (Bagian-1)

Jangan Curang! (Bagian-1)

  الَّذِينَ إِذَا أَكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ (۲) وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ (۳) “(Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” (QS. Al-Muthaffifin: 2-3) Penjelasan Ayat Para ulama menyebutkan perbuatan curang ini merupakan salah satu contoh perkara yang dianggap

Keutamaan Hadir di dalam Majelis Ilmu Agama

Keutamaan Hadir di dalam Majelis Ilmu Agama

Wahai saudariku Muslimah, jika kita menyadari rahmat dan ketenangan yang menaungi majelis-majelis ilmu syar’i dan halaqah dzikir, niscaya kita akan sangat antusias untuk menyelenggarakannya, menghadirinya, dan memperbanyaknya. Hal ini sebagaimana sabda Nabi ﷺ: لاَ يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ إِلاَّ حَفَّتْهُمُ المَلاَئِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُ “Tidaklah suatu kaum duduk untuk


Doa Adalah Obat yang Paling Bermanfaat

Doa Adalah Obat yang Paling Bermanfaat

Doa itu termasuk obat yang paling bermanfaat. Musuh dari penyakit , dari bala’, dari hal-hal buruk yang menimpa. Melawannya dan berhadapan dengannya. Mencegah jangan sampai bala’ tersebut turun menimpa. Jika sudah menimpa, maka agar bisa diangkat bala’ tersebut . Atau agar meringankannya. Dan doa adalah silaahul mu’min (senjata orang beriman). Perkataan Ibnul Qayyim rahimahullah ini

Cari Muka Sama Allah

Cari Muka Sama Allah

Banyak orang yang memperhatikan bagaimana cara mereka berinteraksi dengan manusia, hingga muncul istilah: seni berinteraksi dengan sesama. Ternyata ada yang lebih penting untuk kita perhatikan, yaitu bagaimana kita berinteraksi dengan Allah. Barang siapa yang interaksinya dengan Allah baik, maka Allah akan mudahkan dia untuk menjalin hubungan baik dengan sesama manusia. Sufyan bin ‘Uyainah pernah berkata,

Daging Ulama Beracun

Daging Ulama Beracun

اعلم يا أخي وفقنا الله و إياك لمرضاته و جعلنا ممن يخشاه و يتقيه حق تقاته أن لحوم العلماء مسمومة و عادة الله في هتك أستار منتقصيهم معلومة و أن من أطلق لسانه في العلماء بالثلب بلاه الله قبل موته حتى لو اختلف العلماء, العالم مع العالم قد يحصل تحريش أو تشويش, و يكون هذا