Jalan Hidup

Duka Orang-Orang Yang Menyesal

Duka Orang-Orang Yang Menyesal

  Bagaimana kiranya perasaanmu wahai saudariku, saat engkau mendengar suara duka orang-orang yang menyesal diwaktu penyesalan itu tiada guna. رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا لَوۡ كَانُوۡا مُسۡلِمِيۡنَ “Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu di dunia menjadi orang-orang muslim.” (Q.S Al-Hijr:2) Dan tidak pula penyesalan mereka berguna, yakni ketika engkau mendengar

Sunnah Dihidupkan oleh Generasi yang Terdidik

Sunnah Dihidupkan oleh Generasi yang Terdidik

Pakailah (pakaian) yang baru Hiduplah dengan terpuji Dan matilah sebagai orang yang mati syahid Kalimat di atas mengalir dengan lancar dari mulut-mulut mungil anak-anak MITQ Pondok Jamilurrahman,Yogyakarta, ketika mereka melihat temannya mengenakan baju baru. Terlihat raut gembira, ikut merasa senang saat temannya mengenakan baju barunya. Biasanya mereka akan mendekati si pemakai baju-baru sambil memegang pakaiannya

3 Misi Utama Dakwah Para Rasul

3 Misi Utama Dakwah Para Rasul

Dakwah para rasul berkisar pada 3 prinsip: Mengenalkan Sang Rabb yang disembah, berikut nama, sifat, dan perbuatan-Nya. Mengenalkan jalan untuk sampai ke tujuan itu, dengan mengingat-Nya, bersyukur kepada-Nya, dan beribadah kepada-Nya, yang mengandung kesempurnaan cinta kepada-Nya dan bentuk merendahkan diri di hadapan-Nya. Mengajarkan mereka hasil yang akan mereka dapat ketika telah sampai di Negeri Kemuliaan


Titik Balik Kehidupan

Titik Balik Kehidupan

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang

Untaian Tausiyah dari Sahabat Ali Bin Abi Thalib

Untaian Tausiyah dari Sahabat Ali Bin Abi Thalib

Bismillah. Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga selalu melimpah kepada Rasulullah, keluarganya dan para pengikutnya hingga akhir zaman. Kawan, tulisan kali ini mengetengahkan sebuah catatan sejarah dari zaman tertentu yang mengandung nasehat yang sangat dalam. Mengalir sejuk dari lisan mulia sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Semoga apa yang tertuang ini menjadi penyejuk hati kita

Bahagia Tujuh Kali Lipat

Bahagia Tujuh Kali Lipat

Betapa bahagianya Muadz bin Jabbal tatakala Nabi shallallahu’alaihi wasallam berkata padanya, ﻳﺎ ﻣﻌﺎﺫ .. ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺇﻧﻲ ﻷﺣﺒّﻚ “Wahai Mu’adz… demi Allah aku sungguh mencintaimu…” Betapa senangnya Abdullah bin Abbas tatkala Nabi shallallahu’alaihi wasallam memegang (kepalanya) dan mendoakan, ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻤﻪ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ “Ya Allah ajarilah dia Al Kitab (Al Qur’an).” Betapa gembiranya Ubay bin Kaab ketika Nabi