Kecantikan Batin Vs Kecantikan Fisik


Kecantikan Fisik vs Kecantikan Batin

Diriwayatkan oleh Al Imam Muslim dalam Shahihnya No. 2564 dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى أَجْسَادِكُمْ وَلَا إِلَى صُوَرِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَشَارَ بِأَصَابِعِهِ إِلَى صَدْرِهِ

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad dan bentuk tubuh kalian akan tetapi melihat kepada hati-hati kalian (sambil mengarahkan jari-jarinya ke dadanya).”

Berkata Al Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah:

“Ketahuilah bahwasanya keindahan itu terbagi dua, yaitu keindahan fisik dan keindahan batin. Dan keindahan batin itu dekat secara dzatnya seperti: akhlak yang mulia, akal, kedermawanan, iffah (penjagaan diri dari hal-hal yang tidak baik) dan keberanian. Keindahan batin inilah yang Allah lebih cintai dari hamba-Nya dan merupakan sumber kecintaan-Nya, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih: “Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk tubuh dan harta-harta kalian akan tetapi melihat pada hati-hati dan amal-amal kalian.”

Keindahan batin inilah yang akan mempercantik bentuk fisik, walaupun seseorang itu tidak memiliki kecantikan. Keindahan batin akan memberikan kepada pemiliknya kecantikan dan kewibawaan sesuai dengan kadar ruhnya dalam mengenakan sifat-sifat tersebut.

Adapun keindahan fisik itu merupakan perhiasan yang Allah khususkan bagi sebagian orang dari hamba-hamba-Nya, sebagaimana Allah berfirman:

يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ
“Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya.” (Qs. Fatir: 1)

Para mufassir mengatakan: Yakni suara dan bentuk tubuh yang indah.

Sebagaimana keindahan batin itu merupakan nikmat yang terbesar dari Allah atas hamba-Nya, maka keindahan fisik juga merupakan nikmat dari Allah yang mesti disyukuri.

Ketika mensyukurinya dengan ketakwaan, maka akan menambah keindahan yang ada padanya. Jika keindahan fisik itu digunakan untuk bermaksiat kepada Allah, maka Allah akan mengubah keindahan fisik itu di dunia sebelum di akhirat. Kecantikan itu pun akan berubah menjadi kemurungan dan keburukan yang akan membuat orang yang melihatnya lari darinya.

Setiap orang yang tidak memiliki ketakwaan kepada Allah dengan kecantikan yang dia miliki, maka kecantikan tersebut akan berbalik menjadi keburukan dan kecacatan yang dengan sebab itu dia menjadi tercela di kalangan manusia. Maka keindahan batin itu mampu mengalahkan kekurangan fisik dan menutupinya. Demikian pula keburukan batin itu mampu mengalahkan keindahan fisik dan menutupinya.

***

Disalin dari Buku Pesona Wanita Salihah Karya Ummu Salamah As-Salafiyyah Al-Abasiyyah Istri Syaikh Muqbil rahimahullah sekaligus Pengajar di Daarul Hadits Dammaj
Wanitasalihah.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.