Kisah dan Tokoh

Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Umar, Roti, Air, dan Nyala Api

Disebutkan bahwasanya Umar radhiyallahu ‘anhu pernah membawa tempat air di atas pundaknya. Sebagian orang mengkritiknya, namuan beliau berkata, “Aku terlalu kagum terhadap diriku sendiri. Oleh karena itu, aku ingin menghinakannya.” ** Pada waktu tahun paceklik dan kelaparan, beliau tidak pernah makan kecuali roti dan minyak, hingga kulit beliau berubah menjadi hitam. Beliau berkata, “Akulah sejelek-jelek

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhu (Dari Kuburnya Terdengar Lantunan Ayat Al Qur’an)

Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘Anhu (Dari Kuburnya Terdengar Lantunan Ayat Al Qur’an)

Nasab dan Kelahirannya Dia adalah Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Lu’ay atau lebih dikenal dengan Abdullah bin Abbas. Nasab beliau bertemu dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau merupakan saudara sepupu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau dilahirkan ditengah-tengah Bani

Pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq sewaktu Pelantikannya sebagai Khalifah

Pidato Abu Bakar Ash-Shiddiq sewaktu Pelantikannya sebagai Khalifah

Selepas dibai’at, Abu Bakar mulai berpidato setelah memuji Allah Sang Pemilik segala pujian. Amma ba’du. Para hadirin sekalian, sesungguhnya aku telah dipilih sebagai pemimpin atas kalian dan bukanlah aku yang terbaik. Maka jika aku berbuat kebaikan, bantulah aku. Jika aku bertindak keliru, luruskanlah aku. Kejujuran adalah amanah, sementar dusta adalah suatu pengkhianatan. Orang yang lemah


Setan pun Takut Dengannya

Setan pun Takut Dengannya

Dimasa jahiliyah, ada seorang tokoh kafir Quraisy. Dia sombong di atas kebatilan. Setelah masuk Islam, beliau menjadi tokoh pembela kebenaran. Beliau masuk islam pada tahun keenam dari masa kenabian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berdoa, “Ya Allah, jayakanlah Islam dengan salah satu dari dua orang yang lebih Engkau cintai, ‘Umar bin Al-Khaththab atau Amr bin

Si Mata “Tembus Pandang” yang Sangat Cerdas

Si Mata “Tembus Pandang” yang Sangat Cerdas

Ini hanyalah setitik dari hikmah yang menakjubkan didalam Al-qur’an yang mulia. Sebuah kisah tentang seekor burung hud-hud yang ketika itu menjadi salah satu anggota pasukan Nabi Sulaiman ‘alaihissalaam. Diantara keistimewaan burung hud-hud yang diberikan Allah adalah penglihatan tajam untuk menyibak kegelapan bumi demi mencari sumber air didalamnya. Hal ini dijelaskan dalam riwayat Ibnu Katsir dari

Kisah Ashabul Ukhdud (Para Pembuat Parit)

Kisah Ashabul Ukhdud (Para Pembuat Parit)

Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berkenan dengan kisah ashabul ukhdud, dari Shuhaib radiyallahu ‘Anhu, “Ada seorang raja pada umat sebelum kalian. Ia punya tukang sihir. Ketika tukang sihir itu sudah mulai tua, ia berkata kepada raja, “Aku sudah tua, kirimkan kepadaku anak muda agar aku ajari sihir! Maka


Sahabat Nabi Terbaik, yang Tidak Bisa Dikalahkan Umar

Sahabat Nabi Terbaik, yang Tidak Bisa Dikalahkan Umar

Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu adalah laki-laki pertama dari sepuluh orang yang diberi kabar gembira akan masuk surga oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Namanya ‘Abdullah bin ‘Utsman,akan tetapi beliau lebih dikenal dengan nama kunyahnya,yaitu Abu Bakr radhiyallahu ‘anhu. Julukan beliau adalah Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu karena beliau adalah orang paling segera mendengarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi