Sebab-Sebab Masuknya Setan ke dalam Tubuh Manusia


kerasukan kesurupan

Berikut ini diantara sebab setan masuk ke dalam tubuh manusia

Pertama: Sebagai Bentuk Ujian dari Allah عزّ و جلّ

Allah ta’ala berfirman,

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

Dan Kami akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kalian akan dikembalikan. (Qs. Al-Anbiya’: 35)

Dari Mush’ab bin Sa’ad, dari bapaknya, dia bertutur, aku pernah bertanya, Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berat ujiannya? Beliau bersabda, Para Nabi, kemudian yang lebih mirip lalu yang lebih mirip. Seseorang diuji sesuai tingkatan agamanya, apabila dia kuat dalam agamanya maka ujiannya akan semakin berat, dan jika dia lembek dalam agamanya dia akan diuji sesuai tingkatan agamanya. Ujian tidak akan hilang dari hamba hingga dia meninggalkannya berjalan di muka bumi sedang dia tidak memiliki dosa.  (Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no. 2398 dan dia berkata, Ini hadits hasan shahih.”)

Dan dari Abu Hurairah رضي الله عنه , dia berkata, Rasulullah صلى الله عليه و سلم , bersabda,

Ujian akan tetap menemani seorang laki-laki dan perempuan yang beriman pada diri, anak, dan hartanya hingga ia menjumpai Allah sedang ia tidak memiliki dosa. (Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, no.2399 dan dia berkata, Ini hadits hasan shahih.)

Serta dalam hadits tentang perempuan hitam yang kesurupan, Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda kepadanya,

Jika kamu mau, kamu bersabar dan bagimu surga, dan jika kamu berkehendak, aku akan berdoa kepada Allah agar dia menyembuhkanmu.

Maka dia berkata, Aku akan bersabar. (HR. Bukhari dan Muslim)

Nash-nash ini menunjukkan bahwa musibah dapat menghapuskan dosa hamba yang beriman dan mengantarkannya masuk surga jika dia bersabar, insyaa’ Allah.

Kedua: Sebagai Hukuman dari Allah Disebabkan Hamba Melakukan Dosa dan Maksia

Allah berfirman:

قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُبِينٍ

Dan apa saja musibah yang menimpa kalian maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kalian). (Qs. Asy-Syura: 30)

Allah عز و جل juga berfirman,

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

Dan barangsiapa berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan membangkitkannya pada Hari Kiamat dalam keadaan buta. (Qs. Thaha: 124)

Dan Dia عز و جل juga berfirman,

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ .وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ .حَتَّى إِذَا جَاءَنَا قَالَ يَا لَيْتَ بَيْنِي وَبَيْنَكَ بُعْدَ الْمَشْرِقَيْنِ فَبِئْسَ الْقَرِينُ .

Barangsiapa yang berpaling dari Pengajaran (Rabb) Yang Maha Pemurah (al-Qur’an), Kami akan adakan baginya setan (yang menyesatkan), maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk. Sehingga apabila orang-orang yang berpaling itu datang kepada Kami (pada Hari Kiamat) dia berkata, ‘Aduhai, semoga (jarak) antara aku dan kamu seperti jarak timur dan barat.’ Maka setan adalah sejahat-jahat teman (yang menyertai manusia). (Qs. Az-Zukhruf: 36-38).

Ibnul Qayyim berkata,

Penguasaan ruh jahat (setan) kepada manusia paling banyak adalah disebabkan minimnya agama serta hampanya hati dan lisan mereka dari hakikat-hakikat dzikir dan ta’awwudz serta perlindungan-perlindungan nabawi yang mencerminkan keimanan, sehingga setan itu menemukan orang tersebut tidak memiliki senjata, bahkan ‘telanjang’ (dari penjagaan-Nya) sehingga ini berpengaruh padanya. (Zaadul Ma’ad, 4/6)

Ketiga: Asmara, Hawa Nafsu dan Syahwat

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, 19/39-40,

Dan jin (setan) dapat merasuki manusia, kadang melalui desakan syahwat dan hawa nafsu yang membabi buta.Kemudian dia berkata, Merupakan perbuatan keji yang diharamkan oleh Allah تعالى , sebagaimana hal itu diharamkan atas manusia, walaupun dengan kerelaan yang lain, lalu bagaimana jika dengan kebencian?! Itu merupakan kekejian dan kezhaliman! Maka mereka pun diberitahu akan hal itu serta diberitahu bahwa ini adalah perbuatan keji yang diharamkan, atau kekejian dan kezhaliman, agar hujjah tegak atas mereka pada masalah itu dan mereka mengetahui bahwa hukum Allah dan Rasul-Nya yang diutus kepada jin dan manusia juga berlaku pada mereka.

Keempat: Kebencian dan Dendam

Ibnu Taimiyah رحمه الله , berkata, 29/40

Bisa jadi -dan itu yang banyak atau bahkan paling banyak- disebabkan karena benci dan balas dendam, semisal mereka disakiti oleh sebagian manusia atau mereka mengira bahwa manusia sengaja menyakiti mereka, baik dengan mengencingi sebagian mereka atau dengan menuang air panas dan atau dengan membunuh sebagian mereka, walaupun si manusia tidak mengetahuinya -sedang pada jin terdapat kejahilan dan kezhaliman- lalu mereka membalasnya dengan yang lebih dari semestinya.

Ibnu Taimiyah jug berkata,

Apabila si manusia tidak tahu, maka mereka diberitahu bahwa orang ini tidak tahu, dan orang yang tidak sengaja menyakiti tidak berhak mendapatkan hukuman. Dan jika dia melakukannya di rumah dan miliknya, mereka diberitahu bahwa rumah ini adalah miliknya, sehingga dia boleh berbuat padanya apa saja yang diperbolehkan, sedangkan kalian tidak memiliki hak untuk tinggal pada sesuatu yang menjadi kepunyaan manusia tanpa seizin mereka, maka tinggallah kalian di tempat-tempat reruntuhan dan padang sahara.

Kelima: Tindakan Bodoh Jin

Gangguan juga terjadi dari tindakan bodoh dari sebagian mereka, sebagaimana hal itu juga dapat dilakukan dari orang-orang yang berakhlak rendahan, sebagaimana yang disebutkan oleh Syaikhul Islam, 19/40.

Ditulis ulang dari buku Pengobatan Cara Nabi صلى الله عليه و سلم Terhadap Kesurupan, Sihir, dan Gangguan Makhluk Halus (judul asli: أوضح البيان في علاج المسّ و السحر و إياذاء الجان ) – Thal’at bin Fu’ad al-Hulwani. Daarul Haq, Jakarta 2013

WanitaSalihah.Com

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *