Apa Perbedaan antara Al-Hubbu Fillah dan Al-Hubbu Lillah? Pertanyaan: Saya membaca dalam penjelasan para ulama tentang istilah mahabbah lillah (cinta untuk Allah) dan mahabbah fillah (cinta karena Allah), tetapi saya tidak memahami perbedaan antara kedua ungkapan tersebut. Apa perbedaannya? Jawaban: Ungkapan “cinta karena Allah” (الحب في الله) dan “cinta untuk Allah” (الحب لله) memiliki makna yang sama, yaitu mencintai seseorang dengan tujuan karena Allah. Huruf “في” (fi) dalam bahasa Arab kadang bermakna sebab atau alasan, seperti dalam hadits, لا تأْخُذُه في الله هَوادةٌ “Dia tidak merasa sungkan di jalan Allah .” Maksud ungkapan fillah (في الله) adalah karena Allah. Pada kalimat tersebut, huruf “ل” (lam) memiliki makna yang sama dengan “في” (fi), yakni menunjukkan sebab atau tujuan. Kesamaan makna antara ungkapan fillah dan lillah tampak dalam hadits dari Anas bin Malik berikut ini, أَنَّ رَجُلًا كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَمَرَّ بِهِ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي لَأُحِبُّ هَذَا، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (أَعْلَمْتَهُ؟) قَالَ: لَا، قَالَ: (أَعْلِمْهُ) قَالَ: فَلَحِقَهُ، فَقَالَ: إِنِّي أُحِبُّكَ فِي اللَّهِ، فَقَالَ: أَحَبَّكَ الَّذِي أَحْبَبْتَنِي لَهُ) “Seorang laki-laki sedang duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian seseorang lewat. Orang itu berkata, ‘Wahai Rasulullah, sungguh aku mencintai orang ini.’ Nabi pun bertanya, ‘Apakah engkau telah memberitahunya?’ Ia menjawab, ‘Belum.’ Nabi berkata, ‘Beritahukanlah kepadanya.’ Lalu orang itu pun mengejarnya dan berkata, ‘Aku mencintaimu karena Allah.’ Orang itu menjawab, ‘Semoga Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintaiku karena-Nya.’” (HR. Abu wud no. 5125; dinilai hasan oleh Al-Albani) Dalam hadits ini, orang pertama berkata, “Aku mencintaimu karena Allah (في الله).” Lantas orang kedua (yang dicintai tersebut) menjawab, “Semoga Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintaiku untuk-Nya (له).” Orang kedua ini menggunakan huruf lam (ل) sebagai pengganti huruf fa’ (ف). Dalam riwayat lain disebutkan, يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أُحِبُّهُ لِلَّهِ قَالَ: (أَعْلَمْتَهُ ذَلِكَ) “Wahai Rasulullah, aku mencintainya untuk Allah (لِلَّه).” Nabi bersabda, “Apakah engkau telah memberitahunya?” (HR. Ath-Thabrani no. 366) Terdapat pula riwayat lain, فَقَامَ إِلَيْهِ فَأَخْبَرَهُ، فَقَالَ: أَنِّي أُحِبُّكَ فِي اللهِ، أَوْ قَالَ: أُحِبُّكَ لِلَّهِ “Ia mendatanginya dan berkata, ‘Aku mencintaimu karena Allah (في الله),’ atau ia berkata, ‘Aku mencintaimu untuk Allah (لِلَّه).’” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad no. 13535) Dalil-dalil di atas menunjukkan bahwa dalam konteks tersebut makna fillah dan lillah sama saja, tidak ada perbedaan. Kendati demikian, terkadang terdapat perbedaan antara penggunaan huruf “في” (di/dalam) dan “بـ” (dengan), tergantung konteks kalimat. Namun, dalam konteks cinta kepada seseorang karena Allah, maknanya tidak berbeda. Majma’ Al-Lughah Al-‘Arabiyyah (Lembaga Bahasa Arab Internasional) menyatakan, “Perbedaan antara makna ‘lam‘ dalam ungkapan ‘aku mencintaimu lillah (untuk Allah)’ dan ‘fi‘ dalam ungkapan ‘aku mencintaimu karena Allah’ adalah bahwa keduanya menunjukkan tujuan atau alasan dari rasa cinta itu, yakni karena mengharap wajah Allah dan ridha-Nya.”* Dalam firman Allah disebutkan, أوذِيَ في الله “Terluka karena Allah.” Ayat tersebut menunjukkan bahwa huruf “في” juga bermakna sebab atau alasan, sama seperti “ل” . Wallahu a‘lam. *) Diterjemahkan dengan beberapa peringkasan dari: https://islamqa.com/ar/answers/472130](https://islamqa.com/ar/answers/472130 **) Penerjemah: Tim Penerjemah WanitaSalihah.Com February 3, 2026 by WanitaSalihah 0 comments 51 viewson Apa Arti Share this post Facebook Twitter Google plus Pinterest Linkedin Mail this article Print this article Tags: Arti uhibbuki fillah, Cinta karena Allah Next: Menuju Gerbang Ramadhan Previous: Apa Sikap Seorang Muslim terhadap Perbedaan dalam Masalah Aqidah?