Hati Suci

Amal yang Cantik

Amal yang Cantik

Beramal bukan asal banyak Tapi mesti cantik, Mesti ahsan, Mesti terbaik. Karena Allah menilai amal itu, Bukan sekadar karena jumlah Tapi apakah dia amal yang berkualitas baik Atau hanya asal-asalan? الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang

Renungi Rasa Takut Gunung, Tidakkah Hati Kita Lebih Lembut Darinya?

Renungi Rasa Takut Gunung, Tidakkah Hati Kita Lebih Lembut Darinya?

Allah ta’ala berfirman, لَوْ أَنْزَلْنَا هَذَا الْقُرْآنَ عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُ خَاشِعًا مُتَصَدِّعًا مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَتِلْكَ الأمْثَالُ نَضْرِبُهَا لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (٢١) ”Kalau sekiranya kami menurunkan Al Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kami akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah”. (Qs. Al Hasyr: 21) Didalam tafsirnya, Ibnu Katsir mengatakan ”Maksudnya gunung yang

Untukmu, Agar Jangan Berduka Ketika Sesuatu Luput Darimu

Untukmu, Agar Jangan Berduka Ketika Sesuatu Luput Darimu

”Semua sudah direncanakan, dipersiapkan dan diperhitungkan matang-matang sejak jauh hari sebelumnya. Tidak mungkin meleset. Pasti berhasil!!” *) Besitan seperti itu mungkin ada dalam pikiran kita ketika kita sedang mempersiapkan sesuatu yang sangat berarti dalam hidup kita. Kita sangat memperhitungkan dan mempersiapkan dengan matang. Tapi kadang perhitungan tinggal perhitungan. Rencana tinggal rencana. Takdir berkata lain. Hati


Bentuk Takwa yang Benar

Bentuk Takwa yang Benar

Bertakwalah kepada Allah Dengan sebenar-benar takwa Taatlah Jangan durhaka Ingatlah Jangan lupakan Bersyukurlah Jangan ingkar *** Diriwayatkan dari Ibnu Abi Hatim dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, perihal makna penggalan ayat dalam surat Ali Imran: 102, اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ “Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya.” (QS. Ali Imran: 102) Ibnu Mas’ud menjelaskan tafsir penggalan

Memangkas Angan-Angan dan Mengingat Kematian

Memangkas Angan-Angan dan Mengingat Kematian

Mengingat kematian dapat mendorong beramal dan menghilangkan kemalasan. Ini berdasarkan hadits Abdullah bin Umar yang menuturkan, “Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam memegang pundakku lalu bersabda, ”Bersikaplah engkau di dunia ini seolah-olah engkau orang asing atau pengembara.” Ibnu Umar mengungkapkan, ”Bila engkau berada di waktu sore, jangan menunggu waktu pagi. Dan bila engkau berada di waktu

Agar Amal Tak Seperti Debu yang Beterbangan

Agar Amal Tak Seperti Debu yang Beterbangan

Sehubungan dengan ikhlas, Allah telah berfirman dalam Al Quran وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” (Qs. Al Bayyinah: 5)