Hikmah Memisahkan Tempat Tidur Anak Laki dan Perempuan Fatwa Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Al Ilmiyyah wal Ifta Pertanyaan: Mengapa Islam melarang saudara laki-laki dan perempuan tidur bersama-sama? Jawab: Nabi shallallahu’alaihi wasallam melarang saudara laki-laki dan sudara perempuan tidur bersama di atas satu kasur dan satu selimut. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam, مروا أبناءكم بالصلاة لسبع واضربوهم عليها لعشر وفرقوا بينهم في المضاجع “Perintahkanlah anak-anak kalian mengerjakan shalat, saat umur 7 tahun dan pukullah mereka jika enggan mengerjakannya ketika berumur 10 tahun. Dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” Karena saat umur 10 tahun anak laki-laki mulai condong (menyukai) anak perempuan. Demikian pula anak perempuan mulai condong kepada anak laki-laki, sementara akal mereka masih pendek. Kondisi ini menjadi celah bagi setan untuk menjerumuskan mereka berdua kepada perkara haram. Wabillahit taufiq. Washallallahu ala Nabiyyina Muhammad wa aalihi washahbihi wasallam. **** Sumber:www.alifta.net Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah wanitasalihah.com الحكمة من تحريم نوم الأخ بجانب أخته اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء السُّــؤَالُ: لماذا حرم الإسلام نوم الأخ والأخت مع بعضهما ؟ الجَــوَابُ: نهى ﷺ عن نوم الأخ والأخت في فراش ولحاف واحد بقوله ﷺ: « مروا أبناءكم بالصلاة لسبع واضربوهم عليها لعشر وفرقوا بينهم في المضاجع» لأن في هذا السن يبدأ ميل الذكر إلى الأنثى وميل الأنثى إلى الذكر مع قصور في العقل، فيكون ذلك وسيلة لاستجرار الشيطان لهما إلى ما لا يحل. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم April 26, 2016 by WanitaSalihah.Com 0 comments 6073 viewson Pendidikan Anak Share this post Facebook Twitter Google plus Pinterest Linkedin Mail this article Print this article Tags: Anak laki dipisah tempat tidurnya dengan anak perempuan, Hikmah pendidikan anak, Hukum memisahkan tempat tidur anak, Pendidikan anak usia dini sesuai petunjuk Nabi Next: Muslim Koruptor Lebih Baik Daripada Kafir Jujur Previous: Nama Lain Surat Al Mukmin