Aqidah

Penjelasan Hadits Jibril

Penjelasan Hadits Jibril

Suatu waktu, malaikat Jibril ‘alaihissalaam menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak dalam bentuk aslinya yang bersayap. Malaikat Jibril menampakkan dirinya dalam wujud manusia, sebagaimana terdapat dalam hadits yang dikenal dengan sebutan hadits Jibril berikut: Dari Umar bin Khatthab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Ketika kami tengah berada di majelis bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu

Anakku, Dengarlah Wasiat Nabimu

Anakku, Dengarlah Wasiat Nabimu

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata “Suatu hari saya pernah membonceng di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa alaihi wa sallam, lalu beliau berkata: “Nak, aku akan mengajarimu beberapa kalimat.” احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ “Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu.” Kerjakan perintah-perintah Allah dan jauhi larangan-larangan-Nya, pasti Allah akan menjagamu di dunia dan akhirat. احْفَظِ اللهَ

Allah Tidak Ridha Dipersekutukan

Allah Tidak Ridha Dipersekutukan

Allah adalah satu-satunya Dzat yang berhak disembah. Allah tidak ridha dipersekutukan dengan sesuatu pun selain-Nya. Dalilnya adalah firman Allah, ِوَأَنَّ الْمَسَاجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا “Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seorang pun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” (QS. Al-Jin: 18) Dalam ayat ini, Allah melarang untuk


Agar Amal Tak Seperti Debu yang Beterbangan

Agar Amal Tak Seperti Debu yang Beterbangan

Sehubungan dengan ikhlas, Allah telah berfirman dalam Al Quran وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.” (Qs. Al Bayyinah: 5)